APROBI Gelar 6th Palm Biodiesel Conference di Bali, Bahas Peran Sawit bagi Ketahanan Energi Global
JAKARTA, Biodiesel Indonesia — Program mandatori biodiesel mendorong masuknya investasi baru di Indonesia. Pada 2027, Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) menyebutkan terdapat tiga perusahaan yang berencana membangun pabrik baru maupun menambah kapasitas produksi.
"Dari informasi yang kami dapatkan, tiga perusahaan akan berinvestasi di biodiesel. Ada pemain baru tapi ada juga produsen lama," ujar Wakil Ketua Umum Aprobi, Catra de Thouars di sela-sela 6th Palm Biodiesel Conference, Kamis (17 September 2026).
Catra de Thouars mengatakan penambahan investasi baru ini akan meningkatkan kapasitas produksi yang saat ini berada di angka 22 juta kiloliter (KL). Penambahan investasi akan meningkatkan kapasitas menjadi 23 juta KL di tahun mendatang.
"Setidaknya ada tiga perusahaan yang baru ataupun mau menambah kapasitas. Kalau yang tiga itu terealisasi tahun depan, estimasi penambahan kapasitasnya sekitar 1 juta sehingga totalnya minimal bisa mencapai 23 juta KL," ujar Catra.
Ia menambahkan bahwa perusahaan-perusahaan yang berencana menambah kapasitas tersebut berasal dari grup usaha sawit. Meski demikian, Catra belum membeberkan rincian nama perusahaan tersebut karena masih menunggu kepastian realisasi investasi.
Terkait dengan kebutuhan dan alokasi biodiesel nasional di tahun depan, Aprobi masih menunggu keputusan resmi dari Kementerian ESDM.
Sebelumnya, Dirjen EBTKE Kementerian ESDM RI, Prof Eniya Listiani Dewi, menjelaskan bahwa mengatakan pengembangan biodiesel menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi impor sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas sawit di dalam negeri.
Saat ini, dikatakan Eniya, pemerintah mulai menyiapkan tahapan teknis untuk meningkatkan pemanfaatan bahan bakar nabati berbasis minyak kelapa sawit (CPO) hingga implementasi biodiesel B50 dan B60 sebagai bagian memperkuat kemandirian energi nasional.
"Kami minta produsen biodiesel (Aprobi) juga bersiap-siap untuk mendukung program biodiesel," pungkasnya.