Gebrakan Swasembada Energi: Presiden Prabowo Dorong B50, E50, PLTS 100 GWp, hingga Rencana PLTN
Pemerintah Indonesia aktif berkolaborasi dengan sektor otomotif untuk mengawal pelaksanaan teknis program biodiesel 50 persen (B50) secara nasional. Langkah koordinasi ini dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi di Tangerang Selatan, Selasa (15/9).
Sejak diluncurkan pada 1 Juli 2026, bahan bakar bauran B50 telah menjangkau 6.050 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seluruh Indonesia. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mengawasi masa transisi terminal dan memperketat spesifikasi bahan bakar guna memastikan performa kendaraan tetap optimal.
Dalam pembukaan forum sosialisasi teknis tersebut, Eniya menekankan pentingnya penguatan koordinasi dengan industri otomotif selama proses implementasi B50.
Eniya menegaskan bahwa seluruh pihak akan saling berbagi informasi terkait berbagai keluhan di sektor otomotif untuk didiskusikan bersama. Ia juga memastikan bahwa forum komunikasi tersebut akan terus dibuka agar koordinasi dan komunikasi antar-pemangku kepentingan dapat tetap berjalan dengan lancar.
Hingga pertengahan September, penyaluran B50 telah mencakup sekitar 94 persen dari target SPBU serta 76 terminal pasokan. Pemerintah menetapkan tenggat ketat hingga 30 September bagi terminal yang tersisa untuk menyelesaikan proses transisi operasional.
Eniya menjelaskan bahwa tanggal 30 September merupakan batas akhir pelaksanaan masa relaksasi, sehingga seluruh kegiatan sosialisasi dan persiapan terkait implementasi B50 harus benar-benar dirampungkan sebelum 1 Oktober.
Guna menjaga keandalan mesin kendaraan, pemerintah memperketat standar bahan bakar dengan menurunkan batas maksimum kandungan air dan meningkatkan stabilitas oksidasi. Kolaborasi berkelanjutan bersama lembaga pengujian seperti LEMIGAS dan pemangku kepentingan sektor otomotif terus dilakukan untuk pengumpulan data jangka panjang serta memastikan integrasi berjalan lancar di masyarakat.
(sumber: RRI)