Resmi Berlaku Full B50 Per 1 Oktober 2026, Indonesia Jadi Pionir Dunia Biofuel dan Bidik B60 di 2027
JAKARTA, BIODIESEL INDONESIA - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi merampungkan seluruh rangkaian uji coba pemanfaatan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar biodiesel 50 persen atau B50 untuk sektor pembangkit listrik.
Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi, mengonfirmasi bahwa seluruh laporan evaluasi teknis telah diselesaikan dan panduan resmi penanganan (handling) serta pencampuran (blending) telah ditandatangani.
"Sudah finish, jadi semua laporan sudah selesai. Walaupun genset selama 6 bulan di-start tidak ada masalah," ungkap Eniya saat ditemui di Hotel Westin, Jakarta, Senin (26/10/2026).
Keberhasilan uji operasional pada generator set (genset) ini semakin memantapkan langkah Indonesia menuju penguatan bauran energi hijau berbasis kelapa sawit secara nasional.
Poin-poin utama hasil pengujian teknis, tantangan pasokan metanol, serta penetapan Proyek Strategis Nasional (PSN) meliputi:
Hasil Uji Teknis Pembangkit Listrik:
Strategi Kemandirian Metanol Dalam Negeri:
Pabrik Metanol Bojonegoro Didorong Jadi PSN:
Penyelesaian uji coba B50 di sektor pembangkit listrik ini melengkapi kesiapan teknis Indonesia dalam mengakselerasi transisi energi bersih, menekan impor BBM fosil, dan memperkuat ketahanan energi nasional berbasis komoditas kelapa sawit secara berkelanjutan.
Sumber: cnbcindonesia.com