APROBI Gelar 6th Palm Biodiesel Conference di Bali, Bahas Peran Sawit bagi Ketahanan Energi Global
JAKARTA, BIODIESEL INDONESIA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatatkan kinerja positif pada lini pengangkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) sepanjang Januari hingga September 2026. Perseroan berhasil mendistribusikan total 2.036.049 ton BBM, tumbuh 3,92 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 1.959.161 ton.
Kenaikan volume angkutan sebesar 76.888 ton tersebut setara dengan rata-rata pengangkutan harian mencapai 7.458 ton per hari selama 273 hari masa operasional.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa komoditas BBM berkontribusi signifikan dengan menyumbang 22,3 persen dari total seluruh angkutan nonbatu bara perseroan.
“Setiap hari terdapat ribuan ton BBM yang bergerak melalui kereta api. Volume itu menggambarkan bagaimana perjalanan kereta barang menjadi bagian penting dari proses distribusi energi dari titik pasok menuju berbagai wilayah konsumsi,” ujar Anne di Jakarta, Senin (12/10/2026).
Poin-poin utama sinergi logistik Pertamina, adopsi mandatori B50 pada armada kereta, serta efisiensi beban jalan raya meliputi:
"Transisi energi tidak berarti kebutuhan distribusi berhenti. Yang berubah adalah jenis energi dan komposisinya. Kereta api memiliki kapasitas untuk mengawal perubahan tersebut melalui layanan logistik terintegrasi yang aman, efisien, dan terjadwal," pungkas Wisnu Pramudya.
Sumber: rri.co.id